MENANTI PERTEMUAN YANG INDAH

:: Catatan Lebaran ::


source  : pixabay

Takbir masih berkumandang dan esok hari adalah hari kemenangan. Sebuah amanat menjadi khotib akan segera ditunaikan. Sang Ustad, kelihatannya sudah membekali keluarganya untuk meneruskan estafet perjuangannnya kedepan. Anak laki-lakinya akan mendampinginya dan bertindak sebagai Imam sholat Ied, sebelum ia naik mimbar.

Malam menuju terbit Syawal, seolah tidak ingin meredakan semangat untuk ibadah. Sang Ustad  berupaya mendekat diri kepada Sang Khalik.  Mungkin tidak banyak orang yang terpikir untuk melaksanakan ibadah, seperti belaiu saat itu. Sebagian sudah lelap dengan euforia lebaran. Segala energi seolah terkuras untuk perhatian hidangan, tata letak rumah dan urusan penampilan.

Rakaat demi rakaat dijalani. Hingga pada tahiat akhir, keinginan untuk mendekat kepada Sang Khalik tertunaikan. Allah memanggil Sang Ustad berpulang dengan husnul khotimah. Subhanallah... Beliau menjumpai Allah dalam keadaan kecintaan yang sempurna. Pernahkan kita terpikir untuk mengikuti jejak Sang Ustad? 


Hidup bagaikan sebuah perjalanan. Maka pada akhirnya, kita menginginkan akhir perjalanan kita berlabuh di tempat yang indah. Seindah taman syurga.

Tentu mereka adalah orang-orang terpilih, yang senantiasa berjalan di atas rel yang lurus. Mereka selalu menjaga lisan dan perbuatannya selalu dalam kebajikan. Allah SWT berfirman (QS. Maryam 19: Ayat 50) :

Wa wahabnaa lahum mir rohmatinaa wa ja'alnaa lahum lisaana shidqin 'aliyyaa


"Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik dan mulia."

- - -

Umur rahasia Illahi. Kapanpun dan di manapun, kematian akan menjumpai kita. Bahkan di hari yang menurut kita adalah hari yang paling membahagiakan sekalipun. Maka bersiap siagalah karenanya.



- - -

* Sebuah kabar berita saat lebaran membuat saya terhenyak. Tulisan ini, untuk mengenang Ustad Syahrulsyah, yang saya hormati. 


Dalam berbagai kesempatan, saya sempat mengundang Almarhum untuk mengisi kajian. Beliau orang yang baik dan ramah. Terakhir, saya juga melihat beliau mengisi acara bernuansa islami, di salah satu stasiun televisi swasta.

Semoga Allah memenpatkan beliau di tempat terbaik, di sisi Allah SWT. Aamiin ya Rabb.




0 Response to "MENANTI PERTEMUAN YANG INDAH"

Post a Comment